Dinporabudpar Blora Melakukan Mediasi Terhadap Salah Satu Wartawan Yang Mengalami Peristiwa Kurang Menyenangkan

oleh -58 Dilihat

Blora, KabarWarganet. Menindaklanjuti perihal Perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan salah satu Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan Dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora, Jawa Tengah terhadap salah satu wartawan, Akhirnya kedua belah pihak melakukan mediasi. Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas menyatakan permintaan maaf, Senin (30/5/2022).

Wartawan yang mengalami peristiwa kurang menyenangkan yakni Hans Gunawan dari Media Putra Bhayangkara. Dirinya yang sudah bergelut selama 6 tahun didunia jurnalis, merasa tidak nyaman dengan tanggapan salah satu Kabid Dinporabudpar (27/5) ketika hendak melaksanakan tugas.

Hans menceritakan bahwa tujuan datang untuk liputan dengan salah satu pihak Dinporabudpar dan sudah atur janji. Diluar harapannya, dirinya dipanggil oleh Kabid berinisial IN, untuk ikut kedalam ruang kerjanya.

“Awalnya saya mau wawancara terkait anggaran. Namun Bu Kabid tanya saya dari media apa, dan ingin melihat kartu pers. Ketika saya tunjukan, dia bilang ini bukan kartu pers sambil melemparnya. Kemudian dia juga meminta surat tugas,” jelasnya.

Mendapat tanggapan kurang mengenakan, Hans akhirnya urungkan niat wawancara. Kemudian Pihak Kabid tersebut membukakan pintu jika tidak ada lagi yang ditanyakan.

jangan Lewatkan:  PDIP Blora Serentak Gelar Senam Sicita

“Sebagai jurnalis saya merasa profesi saya sudah di injak injak oleh seorang Kabid, yang notabene beliau seorang pejabat publik.

Hans selaku Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Blora ini, berharap Kabid tersebut dipindah tugaskan.

Selanjutnya, Kunto Aji selaku Kepala Dinporabudpar menyatakan
peristiwa yang terjadi antara wartawan dan jajarannya amat disayangkan, Dirinya mengatakan bahwa spirit dinasnya yakni harus santun, ramah dan baik dalam pelayanan publik.

“Pasca peristiwa ini yang jelas Kami akan lakukan evaluasi,” terangnya.

Kunto menambahkan bahwa wartawan adalah mitra Dinporabudpar. Dirinya pun menyatakan permintaan maaf atas apa yang telah terjadi dikantornya.

“Kami minta maaf pada media, khususnya Mas Han,” imbuhnya.

Sementara itu, Febrian Candra, Wartawan Nasional Detik menyayangkan sikap yang ditujukan oleh salah satu Kabid di Blora. Dirinya menyatakan bahwa cara tersebut kurang bijaksana.

“Pejabat publik tugasnya melayani masyarakat, dan salah satunya juga wartawan terkait informasi publik. Saran saya kinerja yang bersangkutan agar dilakukan evaluasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.