Konfercab II PC PSNU Pagar Nusa, Nurul Aqdom Ditetapkan Sebagai Nakhoda

oleh -16 Dilihat

Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Blora melaksanakan Konferensi Cabang II (Konfercab II) pada kamis (8/9/2022). Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.

Dalam sambutan Areif Rohman Bupati Blora juga sebagai Ketua PW Pagar Nusa Jawa Tengah mengajak semua harus kompak pencak silat pagar nusa untuk mencetak atlet -atlet yang berprestasi.

“harapan kita nanti pagar nusa dapat mencetak atlet yang berprestasi dan membawa kemaslahatan untuk kita semua,” ucapnya.

Sebelum acara pemilihan ketua PC PSNU pagar Nusa Blora adanya pembacaan tata tertib yang harus di taati. Ketua yang lama Nurul Aqdom menyerahkan sepenuhnya pada panitia pemilihan siapa saja yang akan maju sebagai calon ketua PC PSNU Pagar Nusa Blora.

Karena dalam Konferensi Cabang II tidak ada yang mengajukan nama-nama sebagai calon ketua maka panitia menetapkan secara aklamasi ketua lama menjadi lagi untuk masa khidmat 2022-2027.

Walaupun dihasilkan secara musyawarah mufakat , ini sah dan dapat diterima meski, proses musyawarah mufakat dalam prosesi pemilihan ketua dilaksanakan secara aklamasi. Hal tersebut karena tidak ada kader lain yang diusulkan untuk memimpin Pagar Nusa Blora. Oleh karenanya, Nurul Aqdom ditetapkan sebagai nakhoda Pagar Nusa Blora.

jangan Lewatkan:  Gebyar Paud Akan Menumbuhkan Kretaifitas Dan Keceriaan

“saya terpilih kembali dengan cara musyawarah mufakat atau aklamasi dan akan melanjukan program-program lima tahun kedepan dan pemilihan pengurus untuk merancang program,” ucapnya.

Program yang akan di rencanakan untuk kedepan setelah terpilih Nurul Aqdom sebagai ketua PC PSNU Pagar Nusa Blora mengutamakan kerjasama dengan

“program utama saya setelah jadi lagi akan ada satu desa ada satu pasukan inti. Dan diklat pasukan inti,” tambahnya.

Pengembangan Pagar Nusa akan kerjasama dengan pelatih dari jawa tengah dan pelatih IPSI Blora untuk meningkatkan kapasitas kompetensi untuk mendapatkan sertifikat sebagai pelatih karena masih kekurangan pelatih.

“kita masih kekurangan pelatih maka kita akan kerjasama dengan pelatih dari provinsi dan mengadakan kapasitas kompetensi untuk dapat menjadi pelatih dan kita juga akan mendapat sertifikat untuk melatih,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.